LUKISAN DI ATAS KANVAS

LUKISAN DI ATAS KANVAS

Ketika berbicara tentang lukisan, imajinasi menerawang terhadap coretan indah di atas kanvas. Coretan tersebut kalanya hadir atas kualitas imajinasi yang tak pernah dilihat dan ada pula penyaduran atas fenomena yang hadir. Demikian Allah jelaskan keindahan ciptaan-Nya : "Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan (berupa) bintang-bintang" (QS. al-Shaffat : 6).

Lukisan yang hadir dari imajinasi hanya dapat dinikmati oleh pemilik tingkatan kualitas imajinasi yang setara. Melalui kesetaraan kualitas ini, pelukis dan penikmat lukisan akan bertemu dalam harmonisasi "saling menghargai" nilai yang ada. Harmonisasi ini mampu mengangkat nilai sebuah lukisan. Namun, bila tingkat daya imajinasi melihat lukisan berkualitas rendah, maka ia tak akan mampu menang-kap pesan goresan lukisan yang ada. Ia hanya melihatnya sebatas coretan campur-an warna belaka. Tidak terjadi harmonisasi antara pesan dan lukisan.  Akibatnya, lukisan yang hadir tak bernilai apa-apa.

Demikian pula terhadap lukisan atas fenomena akan dapat dinikmati pemilik pancaindera yang sama pula. Andai yang akan menikmati lukisan tak memiliki "mata hati dan rasa" atas pesan, maka hamparan lukisan indah tak mampu memberikan makna sedikit jua.

Lukisan adalah wujud karya yang dihadirkan pada kanvas kehidupan. Ia hadir sebagai bukti sejarah kemanusiaan. Meski tak semua manusia mampu melukiskan karyanya, tapi tersisa segelintir yang mampu menorehkan tinta untuk menampil-kan lukisan di atas kanvas kehidupannya.

Meski ia mampu menorehkan lukisannya, tapi tak semua berkualitas sama. Ada lukisan yang abadi dan ditulis dengan tinta emas dan ada pula dicatat dengan tinta hitam peradaban. Paling tidak, eksistensi nilai suatu "lukisan" dapat dilihat pada 4 (empat) kategori, yaitu : (1) dihargai penduduk bumi dan langit. (2) dihargai penduduk langit, tapi tak dihargai penduduk bumi. (3) dihargai penduduk bumi, tapi tak dihargai penduduk langit. (4) tak dihargai penduduk bumi dan langit.  Kategori 3 dan 4 merupakan lukisan yang ditulis dengan tinta hitam sepanjang sejarah. Goresan sejarah kelam yang akan dicatat hina oleh penduduk bumi dan langit. Hal ini hanya akan mem-perberat timbangan dosa di yaumil hisab.

Bila dilihat dari nilai sebuah lukisan, maka secara umum dapat dibedakan antara lukisan yang bernilai autentik (rahmatan lil 'aalamiin) dan lukisan yang sekedar bernilai lipstik (mafsadah lil 'aalamiin). Lukisan autentik lahir dari rasa keikhlasan dan pengabdian pada-Nya. Hadirnya tak berharap pujian, tapi rindu pada cinta-Nya. Lukisan yang dibingkai keikhlasan untuk dijadikan hiasan di surga-Nya kelak. Ada-pun lukisan lipstik lahir dari bangunan kesombongan, retorika mimpi, riya', dan kemunafikan. Lukisan yang mudah luntur, mudah berubah, dan tak memiliki makna sedikit jua.

Setiap diri merupakan cermin orang tua, masyarakat, atau komunitasnya. Hal ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW : “Setiap anak terlahir dalam keadaan suci. Orang tuanya yang akan membuat dia yahudi, nasrani, dan majusi” (HR. Muslim).

Andai hadis di atas dipahami dengan pen-dekatan ilmu mantiq, maka setiap kebaik-an merupakan cerminan pemilik kebaikan dan setiap keburukan merupakan cermin-an pemilik keburukan (personal, keluarga, masyarakat, maupun negara). Namun, bila digunakan logika terbalik, maka kebaikan atau keburukan sebuah negara disebabkan atas kualitas masyarakat, keluarga, dan personal. Semuanya berkelindan dan saling bertemu. Hal ini seirama dengan kata bijak dalam kitab Kasyfu al-Khafa', bahwa : "Pemimpin kalian adalah buah dari amalan kalian dan kalian akan dipimpin oleh orang yang seperti kalian"Kata bijak yang menjelaskan hubungan yang erat antara objek dan subjek bagi terbangunnya wujud sikap atau keadaan tertentu.

Hubungi Kami

Alamat:
No.5B, Jalan 3/70 Damai Point, Seksyen 3, 43650 Bandar Baru Bangi. Selangor

Telefon: +60 17-377 7732
Email: alfalahmadani2022 [@] gmail.com

Jumlah Pengunjung

048148
Hari ini: 96
Minggu Ini: 1,684
Bulan Ini: 3,610
Tahun Ini: 48,148
Tahun Lepas: 5,538
Image

Alfalahmadani.my merupakan sebuah portal yang bertanggungjawab untuk bertindak sebagai penampan bagi setiap tuduhan, fitnah, kekeliruan, ketidakfahaman dan kecelaruan yang berlegar di minda rakyat. Sama ada isu-isu yang timbul secara organik di media sosial, ataupun yang didorong sebagai naratif oleh pihak-pihak tertentu,

Alfalahmadani.my akan menjawab setiap permasalahan dengan pengetahuan, kebijaksanaan dan kebenaran. Tentunya, kehadiran Alfalahmadani.my bukan berhasrat menyatakan kesempurnaan pemikiran, tetapi sebagai wahana untuk menuju kesempurnaan pengetahuan dalam konteks pemikiran semasa, dan kebijaksanaan yang mampu diusahakan.