Lidah ini kecil, tapi kuasanya besar,
kadang menebar cahaya,
kadang menyalakan api yang membakar.
Satu kata bisa mengangkat jiwa,
satu kalimat bisa meruntuhkan asa.
Bukankah hidup sering berubah arah
karena ucapan yang lahir dari hati,
entah tulus atau penuh amarah?
Wahai diri,
jangan biarkan kata menjadi racun,
jadikan ia doa yang menumbuhkan harapan.
Jangan biarkan ia melukai,
jadikan ia penawar bagi luka yang tak terlihat.
Ingatlah,
air pun bergetar karena cinta dan benci,
maka hati manusia jauh lebih peka.
Satu senyum, satu ucapan lembut,
bisa menjadi pelita di tengah gulita.
Berbicaralah dengan iman,
diam dengan kesabaran,
dan tebarkan kata-kata yang menumbuhkan kehidupan.
Sebab lidahmu adalah cermin jiwamu,
dan jiwamu adalah jalanmu menuju Allah.
“Jagalah kata, karena ia adalah takdir kecil yang engkau kirimkan ke masa depan. Kata yang baik akan kembali sebagai rahmat, kata yang buruk akan pulang sebagai penyesalan.”
— Jasman Jaiman-
